Thursday, April 14, 2011

pompa resiprok


BAB I
PENDAHULUAN


           
1.1.        Latar Belakang
Seiring dengan berkembangnya teknologi, pompa memiliki ruang pemakaian yang sangat luas, jenis dan ukurannya pun didesain sedemikian rupa guna memenuhi kebutuhan. Secara tekstual pompa adalah mesin yang digunakan untuk memindahkan fluida cair dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi, atau dari daerah bertekanan rendah ke daerah bertekanan tinggi, atau melewati saluran dengan tahanan hidrolik tinggi. Pompa bekerja karena adanya perbedaan tekanan antara sisi masuk dan sisi keluar dari elemen bergerak pada pompa seperti impeler, piston, plunyer, lobe dan sebagainya.
Pompa mentrasfer energi mekanik dari penggerak mula ke fluida yang melewatinya, yang akan meningkatkan energi fluida untuk digunakan memindahkan fluida tersebut serta mengatasi tahanan hidrolik pipa. Sistem yang terdiri dari pipa isap, pompa dan pipa buang disebut sistem pemompaan.
1.2 Tujuan
       1.Mengetahui pengertian dari pompa resiprok
       2.Mengetahui prinsip kerja dari pompa resiprok
       3.Mengetahui kelebihan dan kekurangan pompa resiprok













BAB II
 PEMBAHASAN


2.1 Pengertian dan fungsi pompa
Pompa adalah peralatan mekanis untuk meningkatkan energi tekanan pada cairan yang di pompa. Pompa mengubah energi mekanis dari mesin penggerak pompa menjadi energi potensial tekan. Pengubahan energi mekanis menjadi energi potensial tekan fluida tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara:
a. Menggunakan plunger dengan gerakan bolak–balik.
b. Menggunakan sudu atau impeler yang berputar.
c. Menggunakan fluida perantara baik gas maupun cair yang berkecepatan tinggi, kemudian dicampur dengan fluida yang berkecepatan rendah yang akan dipompakan.
d. Memangas atau udara bertekanan tinggi yang diinjeksikan ke saluran fluida yang dipompakan
Pemakaian pompa awalnya hanya terbatas pada penyediaan air untuk keperluan sehari–hari, tetapi seiring dengan berkembangnya teknologi pompa digunakan juga pada pabrik–pabrik kimia, pertambangan minyak, perusahaan air bersih dan sektor–sektor lain.
Penggunaan pompa yang demikian luas dengan berbagai macam jenis dan bentuknya, memerlukan pengetahuan yang cukup untuk merancang, membuat, maupun memilih tipe pompa yang tepat sesuai dengan kondisi dan lingkungan operasi yang dilayaninya. Mulai dari tujuan penggunaannya, jenis dan sifat fluida yang dipompa, keadaan lingkungan, head dan kapasitasnya, pemilihan penggeraknya, bahkan sampai instalasi dan perawatannya, secara umum pompa berfungsi untuk:
a. Memindahkan fluida dari tempat yang berkedudukan rendah ke tempat yang yang berkedudukan tinggi.
b. Memindahkan fluida dari suatu tempat ke tempat lain yang bertekanan lebih tinggi.
c. Memindahkan fluida ke tempat lain dengan jarak tertentu.
d. Sirkulasi pada suatu proses di industri.
BAB III
POMPA RESIPROK


3.1 Pompa Resiprok
Pompa resiprok adalah pompa yang mengubah energi mekanis penggerak pompa menjadi energi aliran dari zat cair yang dipindahkan dengan menggunakan elemen yang bergerak bolak–balik dalam silinder. Pompa resiprok ini dapat dikelompokkan berdasar:
a. Cara kerja:
    1) Kerja tunggal
    2) Kerja ganda
b. Tekanan yang dihasilkan:
    1) Tekanan rendah (<5kg/cm2)
    2) Tekanan menengah (5 – 10kg/cm2)
    3) Tekanan tinggi (>50kg/cm2)
c. Kapasitas :
    1) Kapasitas rendah (<20 m3/jam)
    2) Kapasitas menengah (20 – 60 m3/jam)
    3) Kapaitas tinggi (>50 m3/jam)
d.. Putaran :
    1) Putaran rendah (<80 rpm)
    2) Putaran menengah (80 – 150 rpm)
    3) Putaran tinggi (>150 rpm)
e. Konstruksi:
    1) Pompa torak piston
    2) Pompa torak plunyer
    3) Pompa simplex (satu silinder)
    4) Pompa duplex (dua silinder)
    5) Pompa triplex (tiga silinder)
    6) Pompa horisontal,vertikal, miring.
Kelebihan pompa resiprok antara lain :
                 a. Tekanan yang dihasilkan tinggi, karena hanya dibatasi oleh tenaga dari unit pompa dan bagian dari unit pompa.
b. Tekanan yang dihasilkan tidak tergantung kapasitasnya.
c. Pompa dapat bekerja dengan pengisapan kering
d. Menghasilkan tekanan tertentu pada setiap putaran atau langkah permenit

Kerugian pompa resiprok adalah :
 a.Gaya inersia yang timbul karena gerak bolak–balik dari piston mengakibatkan gerakan yang tidak mantap dari cairan di dalam pipa isap dan pipa tekan.
                 b. Kerja pompa membutuhkan katup–katup, sehingga dari segi ekonomi kurang baik.
c. Membutuhkan dimensi yang besar untuk mendapatkan kapasitas yang tinggi.
d. Bekerja tidak maksimal apabila digunakan untuk cairan yang bercampur zat padat.

3.2 Prinsip Kerja
           Udara yang bergerak cepat dibentuk dengan melepaskan udara bertekanan tinggi melalui celah dibuang permukaan berdekatan, dan menyeret udara bersama dengan itu. Semakin tinggi tekanan pasokan udara primer, semakin buruk efisiensi. Cairan memasuki ruang pemompaan melalui katup inlet dan terdorong keluar melalui katup outlet oleh aksi piston atau  diafragma. Pompa priming diri karena dapat menarik cairan dari tingkat bawah flens hisap bahkan jika pipa hisap tidak dievakuasi.

Berikut adalah macam-macam pompa resiprok:

a. Pompa Torak
Elemen bolak-balik di dalam silinder berupa plunyer dengan ukuran diameter dengan panjangnya lebih besar diameternya. Pada torak ini terdapat alur melingkar  sebagai tempat untuk packing yg berbentuk cincin yg terbuat dari karet. Fungsi dari packing ini untuk mencegah ke bocoran fluida di dalam silinder.


Gambar 3.1 Pompa torak kerja tunggal

Cara kerja pompa torak kerja tunggal:
           Pada pompa torak kerja tunggal, dalam setiap silinder ada dua katup yaitu katup isap dan katup buang. Pada langkah isap torak bergerak “mundur”, tekanan didalam silinder menjadi turun. Akibatnya ada beda tekanan antara diluar silinder dengan didalam silinder, sehingga katup isap terbuka, zat cair kemudian terhisap kedalam silinder. Ketika torak mulai “maju” katup isap menutup kembali. Setelah zat cair masuk ke dalam silinder kemudian didorong torak menuju katup buang, tekanan didalam silinder menjadi naik, sehingga katup buang terbuka. Selanjutnya zat cair mengalir melewati katup buang keluar silinder dengan dorongan torak yang menuju katup sampai akhir langkah buang.
Gambar 3.2 Pompa torak kerja ganda
Cara kerja pompa torak kerja ganda:
Pada pompa kerja ganda dalam satu silinder ada dua katup isap dan dua katup buang. Ketika melakukan langkah isap torak, juga sekaligus melakukan langka buang, sehingga kapasitasnya lebih besar dan aliran yang dihasilkan lebih kontinyu.
b. Pompa Plunyer
Pompa plunyer secara kontruksi & cara kerja hampir sama dengan pompa torak. Elemen bolak-balik di dalam silinder berupa torak dengan ukuran diameter dengan panjangnya lebih besar diameternya. Alur melingkar pada silinder bagian dalam sebagai tempat untuk packing yg berbentuk cincin yg terbuat dari karet. Fungsi dari packing ini untuk mencegah ke bocoran fluida di dalam silinder.
.
(a)

(b)
Gambar 3.3 pompa plunyer
BAB IV
 APLIKASI DARI POMPA RESIPROK

Berikut ini adalah beberapa contoh penggunaan dari pampa resiprok yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari:
4.1 Penggunaan Pompa Resiprok Dalam  Pengambilan Minyak Dari Perut Bumi


Gambar 5.1 pompa minyak bumi









.

4.2  Penggunaan Pompa Resiprok Untuk Pengambilan Air dari Bawah Tanah
(a)


(b)
Gambar 5.2 pompa dragon




4.3  Cara Perawatan dan Perbaikan Pompa Resiprok

 Cara perawatan pompa resiprok:
a)    Memilih pompa yang benar sesuai kebutuhan.
  b)Pastikan tidak ada benda asing yang menyumbat.
  c)Pemberian pelumasan pada engse-engsel pompa.
 Cara perbaikan pompa resiprok:
a)    Menganti komponen apa bila ada kerusakan pada pompa.
b)    Perbaiki katup masuk maupun keluar apabila rusak.
        c)Penggantian sil apabila terjadi kebocoran.



























BAB V
KESIMPULAN


1.Pompa resiprok adalah pompa yang mengubah energi mekanis penggerak pompa menjadi energi aliran dari zat cair yang dipindahkan dengan menggunakan elemen yang bergerak bolak–balik dalam silinder.

2.Kelebihan pompa resiprok antara lain :
   a. Tekanan yang dihasilkan tinggi, karena hanya dibatasi oleh tenaga dari unit pompa dan bagian dari unit pompa.
   b. Tekanan yang dihasilkan tidak tergantung kapasitasnya.
   c. Pompa dapat bekerja dengan pengisapan kering
   d. Menghasilkan tekanan tertentu pada setiap putaran atau langkah permenit
3.Kerugian pompa resiprok adalah :
    a.Gaya inersia yang timbul karena gerak bolak–balik dari piston mengakibatkan gerakan yang tidak mantap dari cairan di dalam pipa isap dan pipa tekan.
                  b.Kerja pompa membutuhkan katup–katup, sehingga dari segi ekonomi kurang baik
  c.Membutuhkan dimensi yang besar untuk mendapatkan kapasitas yang   tinggi.
  d.Bekerja tidak maksimal apabila digunakan untuk cairan yang bercampur zat padat.
4.Cara perawatan pompa resiprok:
  a)Memilih pompa yang benar sesuai kebutuhan.
        c)Pemberian pelumasan pada engse-engsel pompa.
b)    Pastikan tidak ada benda asing yang menyumbat.

5.Cara perbaikan pompa resiprok:
  a)Menganti komponen apa bila ada kerusakan pada pompa.
  b)Perbaiki katup masuk maupun keluar apabila rusak.
        c)Penggantian sil apabila terjadi kebocoran




                                                   
                                                    Daftar Pustaka


Austin, C., H., Zulkifli, H., Pompa dan Blower Sentrifugal, Erlangga, Jakarta,
1990.
Karrasik I., J., Krutzch,W., Cincin, Warren F., Messina J., H., Pump Handbook,
2nd edition, Mc Graw Hill Company, USA, 1978
Lazarkiewics, S., Tronskolanski, A., T., Impeller Pump, Widawnicta Naukowo-
Techniczne, Warszawa, 1965.
Matley,J., Fluid Movers, McGraw-Hill Publication Co. New York,1979


No comments:

Post a Comment